Ini Tutup Kepala Khas Bangsa Indonesia !

Image by image google

Pengertian blangkon

Blangkon, denger namanya saja mungkin anda akan mikir jawa banget, keraton banget atau apalah itu. Ya, Blangkon adalah salah satu tutup kepala khas Indonesia, bukan produk impor. Blangkon terbuat dari batik dan biasnaya digunakan oleh pria yang biasanya juga dipadu padankan dengan baju tradisional Jawa.

Mengenal jenis - jenis blangkon

Blangkon terdiri dari 4 jenis, yaitu blangkon Ngayogyakarta, blangkon Surakarta, blangkon Kedu dan blangkon Banyumasan. Setiap jenis blangkon ada perbedaanya masing - masing, walau hanya beda sedikit. Seperti mondolannya ada yang ada dan ada yang tidak.

Filosofi dibalik blangkon

Filosofi dari setiap blangkon berbeda - beda, contohnya filosofi dari blangkon jogja. Blangkon jogja memiliki filosofi pandai dalam menyimpan sebuah rahasia dan menutupi aib orang lain atau diri sendiri, dia akan selalu tersenyum dan tertawa walaupun hatinya menangis tersakiti, dan yang ada dalam pikirannya hanyalah bagaimana bisa berbuat yang terbaik demi sesama walaupun mengorbankan dirinya sendiri. Sedangkan, blangkon solo memiliki filosofi untuk menyatukan satu tujuan dalam pemikiran yang lurus adalah dua kalimat syahadat yang harus melekat erat dalam pikiran orang jawa, memang untuk filosofi blangkon solo kurang dibisa dimenerti, tapi bagi orang yang ngerti itu bagus artinya.

Adapun filosfi dibalik blangkon itu sendiri, Penempatan blangkon di atas kepala merupakan anjuran agar semua pemikiran yang dihasilkan harus membawa nilai - nilai islam. Sebebas otak berpikir, agama islam selalu menjadi nomor satu.

Susahnya mendapat blangkon

Image by image google
Memang, blangkon saat ini sangat sulit didapatkan. Dan itu mungkin kenapa blangkon tidak terlalu tenar dan sangat mudah dikalahkan oleh penutup kepala jenis lain. Untuk mendapatkan blangkon, kita harus berusaha mencari pedagang yang menjual blangkon. Apalagi kita mencari penjual blangkon di kota yang tidak ada terkaitannya dengan suku jawa, seperti kota padang atau kota - kota lainnya yang di luarr pulau jawa itu sangat sulit sekali di temukan penjual blangkon. Atau mungkin di daerah yang mayoritas suku jawa blangkon juga sangat sulit didapatkan, kalau sudah begitu jadinya, blangkon seperti di anak tirikan dengan ibunya sendiri. Blangkon, memang ciri khas dari suku Jawa, tapi mungkin blangkon di mata dunia itu menjadi ciri khas dari negara Indonesia itu sendiri. 

Mungkin cukup sekian pembahasan saya tentang blangkon, si bulat dari kain batik yang tetep nyentrik dan eksis sampai saat ini. Semoga blangkon bisa berkembang dan terkenal layaknya tutup kepala dari negara lain, seperti tutup kepala dari Meksiko yaitu Sumbrero, Turki yaitu Fez atau tutup kepala dari musisi Bob Marley yaitu Tam. Jadi, lestarikan blangkon, seperti anda melestarikan satwa langka :D

Komentar

Posting Komentar

Komen - komen aja, kalau agan punya kritik dan saran atau mau sekedar corat - coret di sini